Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

15/09/10

Sehat atau Sakit? Tengoklah Feses dan Urine Anda! Tips

= = = = = = Urine = = = = = =

Urine yang keluar dari orang sehat berwarna bening serta tak berbau. Jika berwarna dan berbau, Anda mesti waspada. Urine berwarna kuning menandakan Anda kekurangan cairan atau dehidrasi. Minum air putih bisa membantu mengatasinya. Jika urine berwarna kemerahan, bisa jadi Anda tengah mengalami infeksi di saluran kencing. “Bahkan, tidak Menutup kemungkinan Anda mengalami kelainan fungsi ginjal,” Warna kecoklatan mirip air teh juga bisa menjadi tanda bahwa Anda terserang penyakit liver alias hepatitis A. Sedangkan jika kuning seperti bercampur nanah, Anda bisa saja kena penyakit kelamin.
Selain warna, bau urine juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Urine penderita diabetes dan busung lapar biasanya beraroma manis. Sedangkan feses orang yang terinfeksi bakteri E coli biasanya berbau menyengat. Anda yang hobi buang air kecil malam hari atau frekuensi membuang urine lebih tinggi di malam hari, bisa menjadi tanda awal penyakit diabetes. Khusus untuk pria, jangkauan urine bahkan juga bisa menjadi pertanda. “Jika jangkauannya panjang, dua ubin dari posisi kita berdiri dengan pispot di toilet, Anda tak perlu khawatir,” ujar Marganda. Jika jangkauannya pendek, bisa jadi Anda memiliki pembesaran prostat. Apabila ini terjadi, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk mengetahui penyebab pembesaran prostat itu.


= = = = = = Feses = = = = = =

Feses yang keluar dari tubuh orang sehat umumnya berbentuk seperti pisang atau berbentuk huruf S dengan kondisi lembab.Kalau bentuknya seperti kelereng kecil yang keras, berarti Anda mengalami sembelit. Juga, kalau jatuhnya ke toilet menimbulkan bunyi “plung” yang keras, berarti feses Anda keras seperti batu, itu juga pertanda tidak baik.Feses berwarna kekuningan umumnya keluar dari tubuh orang sehat. Jika cenderung putih, bisa jadi Anda mengalami gangguan fungsi hati. Sedangkan warna hitam mencirikan ada masalah dalam organ pencernaan bagian atas. Bahkan, bisa jadi usus besar mengalami pendarahan. “Feses hitam karena makanan yang telah dicerna dan mengandung darah tercampur dengan asam lambung,” kata Marganda, pakar kesehatan dari Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang.

12/11/09

Ternyata Kuku Bisa jadi Petunjuk Kesehatan

Mungkin Anda sudah mengenal pemeriksaan kesehatan berdasarkan darah, urin, ataupun feses. Namun tahukah Anda, kuku jari yang merupakan salah satu bagian yang banyak menjadi perhatian wanita dengan manicure dan pedicure juga bisa menjadi petunjuk apakah Anda sehat atau tidak.

Bahan pembentuk dari kuku manusia adalah keratin protein yang banyak mengandung sulfur. Kuku juga merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya yang sangat sedikit. Fungsi utama kuku adalah untuk melindungi ujung jari yang lembut dimana ujung syaraf-syaraf berada. Sedangkan kulit ari pada pangkal kuku berfungsi untuk melindung dari kotoran.

Jika kuku Anda bewarna kemerah-merahan, ini disebabkan karena bagian kulit dibawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang kaya akan suplai darah. Namun berbagai keadaan bisa menyebabkan perubahan warna dan tekstur kuku, diantaranya :

1. Cedera karena kejatuhan benda keras yang mengenai kuku jari. Hal ini bisa menyebabkan darah bergumpal di bawah kuku sehingga kuku tampak bewarna kehitaman.
2. Cedera yang membentuk bintik atau garis putih pada kuku.
3. Pemakaian sabun yang berlebihan. Beberapa jenis bahan kimia atau obat-obatan bisa menyebabkan kuku menjadi berbayang-bayang hitam, abu-abu, kuning atau coklat.
4. Perubahan warna kuku juga bisa kerena infeksi jamur

Deteksi Penyakit Lewat Warna Kuku

Diagnosa penyakit lewat kuku sebenarnya sudah dilakukan banyak orang sejak zaman Hippocrates. Berikut ini beberapa perubahan warna kuku sebagai pertanda suatu penyakit :

1. Pangkal kuku membiru : menandakan kurang beresnya sirkulasi darah dan merupakan gejala penyakit jantung.
2. Separuh bagian pada ujung kuku berwarna merah muda atau coklat sementara kulit ari berwarna putih : menandakan penyakit gagal ginjal.
3. Kuku terlihat kusam dan terdapat kerutan horizontal : menandakan kekurangan gizi, gejala suatu penyakit campak, cacar air, gondok, jantung serta sindrom Reynaud (kejang pada urat jari tangan/kaki diakibatkan sangat kedinginan).
4. Lapisan merah membujur pada kuku : menandakan perdarahan pada pembuluh kapiler, bila terdapat garis ganda merupakan gejala penyakit darah tinggi (hypertensi).
5. Kuku bewarna kekuning-kuningan : menandakan penyakit pernapasan seperti bronkitis kronis atau bentuk pembengkakan di tangan (lymphedema).
6. Kuku bewarna kekuning-kuningan disertai dengan pertumbuhannya lambat, tebal dan mengeras : menandakan gangguan getah bening atau penyakit pencernaan kronis.
7. Kuku yang berwarna kehitaman : bisa jadi menandakan kanker kulit, karena itu harus selalu diperiksa untuk menentukan apakah itu merupakan melanoma (kanker kulit).
8. Lingkaran sabit di kuku ibu jari berwarna merah muda : menandakan peredaran darah pankreas kurang baik dan bila fungsi pankreas menurun dapat menyebabkan seseorang mudah lesu, bisa berkembang menjadi kencing manis. Lingkaran sabit di kuku jari telunjuk berwarna merah muda : menandakan usus dan lambung lemah.
9. Lingkaran sabit di kuku jari tengah berwarna merah muda : menandakan seseorang mudah terserang rasa gelisah, mengalami gangguan pada bagian organ dalamnya, tidur tidak bisa nyenyak, sering pusing dan sulit.
10. Lingkaran sabit di kuku jarimanis berwarna merah muda : menandakan datang haid tidak normal merasa kepanasan atau kedinginan hingga mengganggu peredaran darah.
11. Lingkaran sabit di kuku jari kelingking berwarna merah muda : menandakan kondisi jantung lemah.
12. Kuku berbintik merah atau hitam : menandakan peredaran darah otak kurang baik.

Untuk mengetahui kesehatan tubuh secara keseluruhan, cobalah Anda memijat setiap kuku jari anda. Bila kuku menjadi merah setelah ditekan, berarti Anda memiliki peredaran darah dan organ tubuh yang baik. Namun jika kuku tidak segera memerah setelah di tekan, itu artinya peredaran darah Anda tidak lancar dan ada organ tubuh yang kurang sehat.

Sumber: conectique.com

Cegah Sepuluh Jenis Kanker

Sebelum penyakit ini menyerang tubuh, ada kiat sederhana menangkal beberapa jenis kanker.

Mengenali gejala satu jenis penyakit kanker saja, sudah bisa bikin kita cemas. Apalagi jika mencari tahu tentang jenis kanker lainnya. Padahal, masih ada sekitar puluhan jenis kanker lainnya yang belum kita kenali dengan baik.

Sebelum penyakit mematikan ini menyerang tubuh, ada kiat sederhana untuk menangkal beberapa jenis kanker. Simak tipsnya:

1. Berhenti merokok
Rokok adalah penyebab utama terjadinya kanker paru-paru, dan sekitar 30% berisiko memicu kanker jenis lain. Karena itu, mulai sekarang hentikan kebiasaan menghisap racun nikotin ini.

2. Hindari paparan sinar matahari langsung
Paparan sinar matahari langsung, dan berlebihan dapat menyebabkan kanker kulit. Untuk itu, selalu lindungi kulit dengan krim tabir surya, topi atau payung, terutama mulai pukul 9 pagi hingga pukul 4 sore.

3. Kurangi makanan berlemak
Mengonsumsi banyak makanan berlemak bisa menyebabkan Anda berisiko terkena kanker kolon, dan kanker payudara. Selain itu, dengan mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas dan akan berhubungan dengan kanker rahim dan kanker kandung empedu. Mengontrol berat badan dan berolahraga akan mengurangi risiko terkena kanker.

4. Perbanyak makanan berserat
Gandum, beras, sayuran, dan buah merupakan sumber serat alami yang baik dan melindungi Anda dari kanker usus besar (kolorektal). Konsumsilah makanan yang banyak mengandung serat alami, secara teratur setiap hari.

5. Minimalkan asupan makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan
Pada makanan yang dibakar, diketahui kandungan zat yang meningkatkan risiko kanker lebih tinggi. Kanker lambung banyak dijumpai di negara yang penduduknya banyak memgonsumsi makanan yang diasap dan mengandung bahan pengawet.

6. Pilih makanan yang banyak mengandung Vitamin A & C
Vitamin A & C alami, serta zat penting dari buah dan sayuran dapat melindungi kita dari berbgai macam penyakit, termasuk kanker. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat menangkal radikal bebas yang ada dalam tubuh kita. Jadi, konsumsilah buah dan sayuran secara teratur

7. Konsumsi lebih banyak sayuran golongan kubis
Konsumsilah sayuran yang termasuk golongan kubis, seperti kol, brokoli, bunga kol dan bok choy. Karena, penelitian menunjukkan bahwadengan mengonsumsinya Anda dapat terhindar dari kanker lambung, kolorektal dan kanker saluran nafas.

8. Hindari minuman beralkohol
Minuman mengandung alkohol dalam jumlah banyak, bisa meningkatkan risiko terkena kanker hati dan kanker lambung. Apalagi jika minum alkohol disertai merokok, maka bisa lebih berisiko terkena kanker mulut, dan kanker tenggorokkan.

9. Periksakan Diri Secara Teratur
Periksakan diri Anda ke dokter secara teratur,baiknya 6 bulan sekali. Dengan begitu Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan dan penyakit bisa terdeteksi sedini mungkin.

10. Pola Hidup Seimbang
Jagalah keseimbangan pola makan. Asupan karbohidrat, protein,mineral, vitamin, dan zat lainnya harus seimbang. Bagilah waktu juga secara seimbang antar bekerja dan beristirahat.

sumber: kosmo.vivanews.com

Penyakit Yang Menular Akibat Hubungan Sex....

Bila setiap orang Amerika penderita penyakit-penyakit yang menular lewat hubungan seksual dipindahkan ke Kanada, jumlah mereka akan lebih dari dua kali jumlah penduduk negara tetangga Amerika Serikat itu.

Kira-kira 40 juta orang Amerika telah tertular penyakit-penyakit lewat hubungan seksual (sexually transmitted diseases atau STD). Tiap tahun, kasus baru STD mencapai 12 juta, artinya, setiap hari ada 33.000. “Ini epidemi yang sangat meresahkan,” kata Peggy Darke, ketua American Social Health Association di Research Triangle Park, North Carolina.

Kebanyakan STD dapat disembuhkan, walaupun makin lama penyakit ini dibiarkan, makin besar kemungkinan Anda akan menderita cacat fisik dan mental yang sulit dipulihkan, bahkan permanen. Anda juga harus sadar bahwa STD sering tidak menimbulkan gejala dan dapat bersembunyi dalam tubuh selama bertahun-tahun sehingga si penderita tanpa sadar akan menulari orang lain.

Yang terbaik adalah tidak berganti-ganti pasangan. Tetapi, bila Anda melakukannya, secara sembunyi-sembunyi, karet kondom mungkin paling balk untuk menghindar dari tertular STD atau menularkannya kepada orang lain. Bila Anda mengalami luka, lepuh, ruam-ruam di sekitar daerah kemaluan, atau kencing nanah, segera periksakan kelainan itu kepada dokter.

Centers for Diseases Control and Prevention di Atlanta telah mengidentifikasi lebih dari 50 organisme dan sindrom yang ditularkan melalui hubungan seksual. Berikut ini beberapa yang paling umum.

1. Herpes genital. Hampir 31 juta orang Amerika, satu per enam jumlah penduduk Amerika-pernah menderita herpes genital. Herpes, yang disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 2, adalah infeksi seumur hidup yang menyebabkan lecet-lecet pada alat kelamin yang biasanya datang dan pergi. Ada pria yang tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi mereka tetap bisa menulari orang lain. Acydovir (Zovirox), sebuah obat yang diresepkan, dapat meringankan gejala-gejalanya, tetapi tidak menyembuhkan. Lecet-lecet karena herpes atau STD lain juga meningkatkan risiko tertular AIDS, karena virus penyakit ini dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh melalui luka-luka kecil tadi.
2. Sifilis. Juga dikenal dengan nama Great Imitator karena gejala-gejala awalnya mirip dengan gejala-gejala sejumlah penyakit lain. Sifilis sering dimulai dengan lecet yang tidak terasa sakit pada penis atau bagian kemaluan lain dan berkembang dalam tiga tahap yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun. Secara umum, penyakit ini dapat membuat orang yang telah berumur sangat menderita, karena dapat mengundang penyakit jantung, kerusakan otak, dan kebutaan. Apabila tidak diobati, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian. Kira-kira 120.000 orang tertular sifilis tiap tahun. Antibiotika dapat mengobati penyakit ini tetapi tidak dapat memulihkan kerusakan yang telah ditimbulkannya.
3. Gonore. Penyakit ini, yang telah dikenal sejak dahulu kala, kini menyerang sekitar 1,5 juta orang Amerika, baik pria maupun wanita, setiap tahun. Meskipun sering tanpa gejala, infeksi bakteri ini dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil dan mengeluarkan nanah setelah dua hingga sepuluh hari. Kalau tidak diobati, penyakit ini dapat berkembang menjadi artritis, lepuh-lepuh pada kulit, dan infeksi pada jantung atau otak. Gonore dapat disembuhkan dengan antibiotika.
4. Klamidia. Kondisi ini mempunyai gejala mirip gonore, walaupun bisa juga beraksi tanpa gejala. Di Amerika, klamidia termasuk yang paling dapat diobati, tetapi telah menginfeksi sekitar empat juta orang setiap tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.
5. Genital wart. Di Amerika, kasus kutil pada alat kelamin ini rnencapai sejuta setiap tahun. STD ini disebabkan oleh sejenis virus papiloma, yang terkait dengan kanker penis serta anus. Obatnya tidak ada, walaupun kutil yang terjadi dapat dihilangkan melalui operasi atau dibakar, atau dibekukan. Akan tetapi setelah itu gejala yang sama dapat datang kembali.
6. Hepatitis B. Penyakit ini dapat berlanjut ke sirosis hati atau kanker hati. Setiap tahun kasus yang dilaporkan mencapai 200.000, walaupun ini satu-satunya STD yang dapat dicegah melalui vaksinasi.

sumber:knsling